Kulit Kepala Kering dan Gatal

 

Penyebab Kulit Kepala Kering, Gatal, Terkelupas dan Sensitif

Causes of Dry, Itchy, Flaky and Sensitive Scalp
Bisa ada beberapa penyebab kulit kepala yang kering dan gatal:

  1. Ketombe
  2. Seborrheic dermatitis
  3. Iritasi kimia
  4. Alergi kulit – pada makanan, debu, obat atau produk perawatan rambut
  5. Infeksi kulit kepala

Ketombe dan Seborrheic Dermatitis

Dandruff: Causes and treatments

Dandruff

Seborrheic dermatitis treatment

Seborrheic Dermatitis

Dandruff and seborrheic dermatitis adalah spektrum kondisi yang sama yang menyebabkan kulit kepala kering dan gatal. Ketombe lebih ringan, bukan versi meradang dari kondisi ini.

Saat Anda menderita ketombe, sisik dan serpihan terbentuk di kulit kepala karena ketidak seimbangan sekresi minyak dan adanya ragi kulit yang disebut Malassezia. Ragi ini memproduksi kimia yang menyebabkan iritasi kulit. Pada seborrheic dermatitis, kondisi ini diperparah oleh adanya peradangan, menyebabkan kulit kepala merah dan gatal, yang bisa mengakibatkan kerontokan rambut.

Anda mungkin lebih rentan pada seborrheic dermatitis jika Anda memiliki kulit berminyak, riwayat keluarga seborrheic dermatitis, psoriasis, tingkat stres emosional yang tinggi atau imun yang buruk.

Bagaimana saya menyembuhkan ketombe dan seborrheic dermatitis?

Anda bisa membantu memperbaiki kondisi kulit dan mengurangi gejala kulit kepala yang gatal dan kering dengan menggunakan shampo dan kondisioner yang ringan yang melindungi penghalang kulit dan mengendalikan sekresi minyak. Beberapa produk komersil yang tersedia mengandung selenium yang dapat mengendalikan pertumbuhan ragi.

Dokter kami mungkin memberikan beberapa obat seperti shampo ketoconazole atau asam salisilat untuk menghilangkan ragi dan kulit bersisik. Jika kulit merah, meradang dan gatal, dokter Anda mungkin akan memberikan krim anti-radang (misal clobetasol) dan obat minum anti-gatal untuk mengendalikan gatal. Biasanya, gabungan metode-metode ini bekerja paling baik.

Sebelum rambut bisa mulai tumbuh lagi pada area yang terinfeksi paling parah, kulit harus berada dalam kondisi yang bagus. Jika Anda telah mengalami kerontokan rambut karena seborrheic dermatitis, obat-obatan tertentu – seperti spray minoxidil 5% – dapat meningkatkan pertumbuhan rambut. Ini tidak boleh digunakan jika Anda masih memiliki iritasi kulit yang aktif. 

Iritasi Kimia

Harsh chemicals and common shampoos & conditioners can irritate scalp
Beberapa iritasi kimia dapat memberikan Anda kulit kepala yang kering dan gatal. Ini termasuk:

  • Beberapa komponen cat rambut
  • Pemutih rambut
  • Obat kulit kepala topikal tertentu
  • Wewangian dalam parfum
  • Pelaruh seperti alkohol atau terpentin
  • Sodium laurel sulfat yang juga dikenal sebagai SLS (Ini biasanya ditemukan pada shampo yang berbusa banyak)
  • Zat alkali seperti sabun (Kulit bersifat agak asam (pH 5.5) jadi alkali dapat mengiritasi kulit dengan mengubah nilai pH alaminya)

Bagaimana saya bisa contact dermatitis yang disebabkan oleh iritasi kimia?
=

Pencegahan: Hindari kontak dengan kimia yang dikenal menyebabkan masalah (lihat diatas).

Pertolongan pertama: Cuci dengan air bersih bersuhu ruangan. Pastikan Anda membilasnya secara menyeluruh. Hindari menggunakan sabun.

: Konsultasi pada dokter Anda yang bisa membuat diagnosis dengan menggunakan : Konsultasi pada dokter Anda yang bisa membuat diagnosis dengan menggunakan alat yang tersedia di klinik seperti videoscope pembesar dan tes laboratorium tertentu seperti pengikisan kulit untuk mengesampingkan penyebab lainnya.

Mengendalikan gejala: Dokter mungkin memberikan Anda krim topikal anti-radang atau obat minum anti-gatal untuk mengendalikan gejalanya. Ia mungkin juga menyarankan Anda menggunakan shampo dan kondisioner yang lembut tanpa kimia pemicu.

Pencegahan terulang kembali: Jika Anda telah mengetahui kimia penyebabnya, cobalah untuk tidak menggunakan produk tersebut lagi. Anda mungkin tidak bisa mengetahui kimia mana yang menyebabkan iritasi, jadi paling bagus untuk memeriksa semua komposisi kimia pemicu yang disebutkan tadi. Jika Anda masih belum bisa mengetahui apa penyebab iritasi dalam kasus Anda, konsultasikan pada dokter Anda.

Alergi Kulit

Alergi pada makanan, tungau debu rumah, obat-obatan atau produk semua bisa menyebabkan gejala kulit kepala yang kering dan gatal. Saat sebuah zat menyebabkan reaksi alergi, zat ini disebut ‘alergen’, dan kondisi ini disebut contact dermatitis alergi.

Contact dermatitis alergi biasa terjadi dan bisa terjadi tidak hanya pada kulit kepala tetapi area kulit terbuka lainnya juga.

Gejalanya biasanya adalah kulit kepala yang gatal dengan kekeringan dan sisik, terkadang melibatkan serpihan. Dermatitis merujuk pada sebuah kondisi peradangan yang dimana kulit menjadi merah, bengkak dan hangat jika disentuh. Gejalanya bisa berhari-hari hingga berminggu-minggu jika tidak didiagnosa dan tidak dirawat. Peradangan signifikan yang mempengaruhi bagian bantalan rambut kulit kepala dapat menyebabkan kerontokan rambut.

Skin Allergies

Bagaimana saya dapat merawat kulit kepala yang gatal/bersisik/sensitif karena alergi kulit?

Untuk membantu kulit kepala Anda yang kering dan gatal, pertama-tama, hindari allergen yang Anda ketahui. Contohnya, jika Anda alergi pada tungau debu rumah, jagalah lingkungan Anda bebas debu, membersihkan rumah dapat mengurangi gejalanya. Jika Anda alergi pada sejenis makanan, cobalah untuk menghindarinya. Pengobatan yang dapat menyebabkan reaksi alergi harus dilaporkan pada dokter Anda, sehingga obat tersebut tidak akan kembali diberikan pada Anda.

Jika Anda mencurigai bahwa Anda telah terkena allergen, cuci area tersebut secara menyeluruh dengan air hangat.

Temui dokter jika ada ruam dan gatalnya parah – ini dapat menentukan penyebab reaksi alergi dan untuk mengendalikan gejalanya. Dokter mungkin memberikan Anda obat untuk menenangkan area tersebut, termasuk krim penghalang, tablet pengendali gatal dan krim pengendali radang.

Jika kondisi terulang, dokter Anda mungkin melakukan sejumlah tes untuk mengidentifikasi allergen pemicu. Tes-tes ini termasuk tes kulit atau tes darah untuk mendeteksi protein anti-alergen (tes IgE).

Setelah Anda mengetahui allergen, baik halnya untuk menghindari kontak dengannya. Jika tes tidak bisa mengidentifikasi allergen mana yang memicu, yang terkadang terjadi, hindari tersangkanya dan dokter Anda mungkin memberikan Anda obat untuk berjaga-jaga saat kambuh.

Sebanyak mungkin, cobalah untuk menghindari obat atau krim atau ramuan baru karena aspek penting mengendalikan gangguan ini adalah diagnose yang tepat dan penghindaran allergen. Alergi dapat memburuk jika kambuh terus menerus, hingga pada titik dimana alergi mengancam nyawa, jadi diagnose awal dan perawatan adalah penting halnya.

Questions? How can we help you today?
Powered by